Tugas Quality Control itu sederhana kok, yaitu
Tidak me-Reject barang yang bagus dan tidak meloloskan barang yang jelek.
Walaupun tugasnya sederhana, tapi HOW TO-nya yang tidak sederhana.
| SEO Back link di Cara Menyenangkan Memantau Kon… | |
| SEO Back link di Bukan Tempat Sampah | |
| Sayful Bahri di Tugas Quality Control | |
| Sayful Bahri di Tugas Quality Control | |
| henry di The Difference Between “… | |
| bagja di Buah Duwet.. Nostalgia Masa… | |
| Elis di The Importance of a Context in… | |
| mbah gendeng di Banjir Solo, Jembatan Cinta… | |
| Toyo di Bagaimana Prosedur Mengurus Ka… | |
| Rizqy di Imunisasi DPT, Nisa Panas |
Tugas Quality Control itu sederhana kok, yaitu
Tidak me-Reject barang yang bagus dan tidak meloloskan barang yang jelek.
Walaupun tugasnya sederhana, tapi HOW TO-nya yang tidak sederhana.
|
November 24, 2007 pukul 10:38 am
emang seperti apa standar nya barang yang bagus itu
November 24, 2007 pukul 11:03 am
Tergantung dengan jenis barangnya, karena itu berbeda-beda tiap barang.
Untuk produk furniture ada banyak aspek yang perlu dikaji untuk menentukan barang itu reject atau tidak. Misalnya: Moisture Content (MC = kandungan air dalam kayu, tekstur kayu (ini untuk mentah) dan cacat pada kayu. Sedang untuk barang proses beda lagi. Tapi sebagian besar ditentukan oleh barang mentah kok
Apalagi sekarang musim hujan.
November 27, 2007 pukul 2:43 pm
harus di definisikan satu-satu dulu mas… baru eksekusi halah… koyo ngerti ae
November 29, 2007 pukul 9:03 am
Betul mas..
Memang harus didefinisikan dulu mana yang harus diperiksa untuk menentukan barang itu lolos atau tidak.
Desember 1, 2007 pukul 8:57 am
Mas Arief, kalau ada lowongan Quality Control aku dikabari ya, Aku dah lama kok berkecimpung dalam dunia furniture, pernah jadi QC Frame mentah yang berhubungan langsung dengan supplier, InsyaAllah MC, Konstruksi, Gambar Kerja dan penanganan supplier sudah pernah aku jalani…..aku juga pernah bekerja diperusahaan furniture dengan proses machinal….
Jadi tenaga freelance dalam pembuatan gambar kerja juga mau kok…..thanks sebelumnya ya mas…aku tunggu infonya..
Desember 3, 2007 pukul 12:16 pm
QC / tester emang hrs valid bro… karena kualitas adalah segala2 nya.
Desember 3, 2007 pukul 12:31 pm
Betul Om Ferdhie.
Apalagi untuk barang yang jualannya per kontainer
Kalau ga ketat di QC, barang 1-2 yang defect, klaimnya 1 kontainer..
Kalau tidak punya modal besar, bisa-bisa kirim satu kontainer langsung gulung tikar
Desember 4, 2007 pukul 7:06 pm
saya kok pesimis, lha kebanyakan dinegeri ini bukankah meloloskan apa saja tergantung imbalannya?
Desember 5, 2007 pukul 4:27 pm
Nah, itu pentingnya QC berlapis Pak
Tapi ya mo gimana lagi ya.. QC juga manusia..
Manusia yang mana?
Maret 17, 2008 pukul 1:56 pm
Hallo arief….saya ada temen yg mau buat website /revise website bt companynya……mgkn bs email saya?thanks
November 2, 2008 pukul 5:34 pm
Mas,,,ad saran tempat buat PKL ga?? tentang Quality Control..Saya mw membuat karya ilmiah…untuk lulusan D3..makash y mas sebelumnya..
November 7, 2008 pukul 4:14 pm
klik di sini.. http://rattanfurnitureqc.blogspot.com/
November 13, 2009 pukul 5:42 pm
quality control..
apa sih yang terpenting dari produ itu?
November 13, 2009 pukul 5:42 pm
quality control..
apa sih yang terpenting dari produk itu?