Solo Hujan Lebat, Sebuah Rumah Di Puncak Solo Residence Roboh
Maret 5, 2008 — Arief Fajar NursyamsuTidak ada screenshoot bukan berarti Hoax.
Kemarin (Selasa, 4/3/2008), Solo diguyur hujan lebat disertai angin kencang. Sebuah rumah yang baru dibangun di Puncak Solo Residence, tepatnya di Blok D, separo lebih bangunannya roboh, termasuk taludnya. Memang posisi Blok D berada tepat di sisi sungai kecil.
Blok D tidak selaris blok yang lain, mungkin karena sebelumnya ada rumah juga yang bagian belakangnya terbelah, orang jadi mikir-mikir untuk ambil rumah di Blok D. Untungnya rumah yang roboh ini belum ditempati karena masih dalam proses pengerjaan.
Perumahan Puncak Solo di tahap awal memang banyak bangunan yang retak-retak. Tapi karena masa garansi hanya 100 hari, jadinya lewat dari masa itu harus dibenahi dengan biaya sendiri. Rumah saya tempat di bagian belakang juga sudah retak lagi (dulu pernah retak tapi sudah dibenahi sama developer).
Jadi bagi Anda yang ingin membeli rumah di Puncak Solo Residence, silahkan dipikir ulang.
Buat Developer dan Marketingnya (Ray White), shame on you ini bisa jadi bahan evaluasi.















Maret 5, 2008 pukul 11:26 am
Puncak Solo Residen tu dimana sih?
Maret 6, 2008 pukul 8:00 am
Di Mojosongo, sebelah timur SMA 8.
Maret 11, 2008 pukul 6:22 pm
Iya mas kebetulan itu bakal rumah saya.., Waktu tahu itu, saya langsung komplain dan minta rumah dipugar ulang.., saya jg sempat mo ngomong ke pak santo, tetapi blm jd, kemarin semuanya dah dipugar.., sy udah wanti-wanti, krn mereka jual talud.., jd memang hrs di kuatkan..,
Oya.., dulu yg rumah bagian belakangnya terbelah itu parah g mas? sbg perbandingan aja. makasih. Fin.
Mei 7, 2008 pukul 1:46 pm
[...] D tidak aman karena sudah ada 2 rumah yang roboh. Satu sudah ditempati (bagian belakang longsor), satunya belum (ambruk semua). Di blok D sampai saat ini hanya ada 2 rumah, sebenarnya mau 3, tapi yang satu [...]