Nisa Sudah Mulai Makan

Setelah melalui diskusi dan pertimbangan yang matang, Sabtu 30/06/2007, Nisa sudah mulai makan makanan padat untuk pertama kalinya. Beberapa hari sebelumnya, Nisa sering sekali menangis. Minum ASI pun lebih sering dari biasanya. Kegiatannya mengencut jari-jarinya juga semakin sering..

Apakah Nisa sakit? Kegerahan? Atau lapar?

Suhu badan juga normal. Seminggu sebelumnya Nisa juga menangis hampir seharian,  diduga karena mau tumbuh gigi, dan hari berikutnya Nisa sudah mulai tenang.

Kamis 28/06/2007, Nisa juga menangis seharian. Minumnya juga banyak, tetapi tidak mau berhenti menangis. Konsultasi dengan kakek-neneknya.. kemungkinan Nisa sudah mulai lapar, sehingga dikirimlah susu Formula oleh kakek ke rumah. Waktu itu sudah jam 8 malam. Belum dibuatkan susu, Nisa sudah tertidur.

Mulanya kami bimbang apakah perlu memberikan Susu Formula pada Nisa, tidakkah cukup dengan ASI saja? Beberapa tulisan di blog, juga membahas mengenai perlu tidaknya pemberian Susu Formula. Tetapi akhirnya diambil jalan tengah, yaitu “Feeling Ibu“. Istri saya (yang merawat Nisa sehari-hari) merasakan bahwa Nisa sudah mulai lapar dan perlu makanan pendamping. Alhamdulillah, sampai sekarang Nisa tidak mau minum susu formula😀 ..

Lho, bukannya Nisa lapar?

Sabtu siang menjelang pulang kerja, istri mengirim pesan singkat yang meminta saya untuk membeli biskuit bayi. Mulanya bingung, karena yang ada adalah untuk 6+, tetapi terpilih juga sebuah produk yang juga diberikan kepada sepupunya Nisa saat usia 4 bulan. Trial version, beli yang kemasan kecil.

Sampai di rumah, Nisa diberikan sepotong dan mulai deh dimasukin ke mulut. Walaupun gluprut kemana-mana, sepertinya Nisa menikmatinya. Saat saya akan menggantikan istri memegangi biskuit, Nisa menangis keras. Biskuit akhirnya dilumatkan, dan disuapkan ke Nisa. Sedikit sekali Nisa mau makan, malah tertidur sebentar. Begitu bangun, sambil didudukkan di kursinya, Nisa disuapi dan habis. Total Nisa makan 1 potong saja.

Sampai saat ini, Nisa hanya makan sepotong sehari. Biasanya makan jam 11-12 siang. Alhamdulillah sekarang tidak rewel lagi, kecuali kalau mengantuk, atau bosan sama mainannya.

BAB-nya juga sudah mulai teratur sehari sekali.

Jadi sekarang Nisa tetap minum ASI dan makannya biskuit bayi..

Tetap sehat ya dik.. Amin..

12 Tanggapan to “Nisa Sudah Mulai Makan”

  1. bhowo Says:

    waah, nisa dah gede ya, Mas….
    lama ga liat…😀

  2. Arief Fajar Nursyamsu Says:

    Main aja ke rumah..
    Kan deket dari kampus..

  3. imcw Says:

    secara teori, ASI ekslusif diberikan sampai bayi berumur 6 bulan (dulu 4 bulan), namun pada kenyataannya bayi bayi setelah usia 4 bulan mulai merasa ‘lapar’ atau kekurangan makanan bila hanya minum ASI.
    Amati aja bagaimana BAB Nisa, kalo normal, nggak apa apa dilanjutkan pemberian makanan padatnya

  4. Arief Fajar Nursyamsu Says:

    @ Pak Dokter imcw,

    BAB alhamdulillah lancar Pak tapi memang lebih banyak dari biasanya. Sehari sekali, dan setiap pagi. Biasanya ditatur sama ibunya kalau sudah mengejan, dan mulai berkeringat..

    Terima kasih Pak.

  5. Rully Says:

    waduh, jangan-jangan anak saya juga udah mulai “kelaperan”? tapi masih takut kalo nyoba dikasih makanan tambahan (susu formula, alhamdulillah gak mau). nunggu 6 bulan aja gitu ya? (sekarang mau 4 bulan).:mrgreen:

  6. Arief Fajar Nursyamsu Says:

    @ Rully
    Di kotak kemasan biscuit ada tulisan kira-kira “Untuk pemberian bagi usia di bawah 6 bulan, harus dengan petunjuk dokter”..

    Kalau bisa nunggu 6 bulan, ditunggu aja Pak. Kebetulan juga Nisa aktifitasnya banyak, jadinya mungkin kurang deh kalau cuma minum ASI.

    Susu formula juga diberikan sedikit-sedikit, karena Ibunya sudah mulai aktif mengajar.

  7. Rully Says:

    malamnya (setelah saya comment di blog/posting ini), saya & istri coba kasih biskuit. cuma dijilat-jilat aja. terus coba “diancurin” & dikasih air hangat. disuapin, alhamdulillah mau sedikit-sedikit. tapi ada sedikit masalah, istri saya suka agak jengkel kalo anak kami udah “ngemakanin” tangan/bajunya. itu gak apa-apa gitu ya?:mrgreen:

  8. Arief Fajar Nursyamsu Says:

    Walah, langsung dicoba ya?
    Sudah baca Manual-nya kan Pak? Terutama bagian peringatan, seperti saya tulis di komen saya di atas?

    Istri saya ngancurinnya pakai ASI kadang susu formula. Awal-awal dulu pakai air hangat. Nisa suka kalau diancurin tapi masih ada kremes-kremes biscuitnya, kalau lembek malah malas-malasan. Sehari sekali, @ 2 keping biscuit.

    Nisa kalau dikasih biscuit juga dijilat-jilat, tapi sudah masuk mulut. Maunya dia pegangi sendiri, tapi kadang malah nyolok mata.. hahahaha..

    Makan baju dan tangan sudah biasa Pak untuk anak usia segitu. Tidak apa-apa kok. Nisa malah kaos kaki dan jempol kaki sudah masuk ke mulut. Dijaga kebersihannya Pak, atau dicegah saja, dikasih mainan (tapi biasanya malah mainannya yang dimasukkan ke mulut :D), dikasih teether juga bisa.

    Tapi sesuai pesen Pak Dokter, diamati juga BAB-nya, kalau normal dan tidak sembelit, boleh kok diteruskan.

    Selamat Makan..

  9. Rully Says:

    iya, dibaca dulu petunjuk penyajiannya. sehari, paling 1/4 atau 1/2 potong biskuit. BAB yang normal itu kayak gimana ya? soalnya, setelah dikasih biskuit itu BAB-nya jadi berubah warna. agak coklat kayaknya.:mrgreen:

  10. Arief Fajar Nursyamsu Says:

    Lha saya juga bingung yang normal yang seperti apa. Tapi menurut saya sih, yang lembek Pak. Ga keras. Dicolek-colek aja Pak. Kalau keras takut sembelit😀

    Warnanya, bisa kuning bisa coklat.. you know lah kalau ini.. hahahaha

    Syukur kalau bisa dibiasakan minim sehari sekali.. ditatur aja Pak kalau sudah mulai mengejan..

  11. Teresa Says:

    Salam kenal ya Mas Arief dan Mbak Ellisa…
    Saya ketemu blog ini ga sengaja pas lagi nyari info tentang bubur susu dan biscuit susu buat bayi perempuan saya yang tgl 18 Sept kemarin genap berumur 5 bulan. Putri saya minum susunya formula, dan susah sekali minumnya. Sudah 5 bln minumnya 3 jam sekali dan masih 100ml ( berat badannya 5.7 kg ). Lebih dari itu ga bisa abis. Tapi biarpun susunya ga abis, tangannya yang dimasukin ke mulut udah abis2an…

    Kadang saya kasihan ngeliatnya dan pengen ngasih biskuit bayi buat di emut. Tapi ibu mertua saya maunya tunggu 6 bulan baru diberi makanan padat
    Ada yang bilang kalo dikasih biskuit duluan nanti panas dalam karena komposisinya tepung terigu, bagusnya di kasih bubur beras instan dulu. Tetapi kendalanya kembali ke ibu mertua, ibu mertua ga terlalu suka yang instan2. Maunya bubur dimasak trus disaring, bukan yang kemasan instan. Memang maunya saya juga gitu, dimasak sendiri lebih bagus. Tapi ini kan percobaan makanan padat, rasanya ga ada salahnya kalo saya beri yang instan dulu karena jumlah yang dimakan pasti cuma sedikit. Saya jadi bingung, untuk pertama kali percobaan makan, bagusnya di beri biskuit dulu atau bubur beras ya? Maaf kalo kepanjangan dan berkesan curhat.. Tapi saya senang sekali bisa ketemu blog ini, paling tidak saya punya tempat untuk sharing…

    Salam,
    Teresa

  12. Arief Fajar Nursyamsu Says:

    Mbak Teresa,

    Salam kenal juga mbak.
    Sepanjang pengetahuan saya, pemberian makanan semi padat itu dimulai pada usia 6 bulan, jadi hanya ASI saja sampai 6 bulan. Tetapi ada yang usia 4 bulan sudah diberi makanan semi padat, mungkin karena kebutuhannya lebih banyak karena tambahnya aktifitas.

    Sebenarnya wajar kalau bayi memasukkan jari-jarinya ke mulut, bukan hanya jari tangan, Nisa sampe sekarang jempol kaki juga masih sering masuk ke mulut😀
    Cuma pertanyaanya, si kecil rewel ga? Kalau rewel, perlu diketahui penyebabnya. Apakah tidak nyaman (gerah, dingin, basah), atau sakit, atau memang lapar.

    Saran saya, silahkan ibu konsultasi dulu dengan Dokter Spesialis Anak, apakah perlu diberi makanan semi padat atau tidak. Kalau iya, bubur saring atau instan? Besar kemungkinan DSA akan menyarankan bubur saring, yang tidak instan.

    Yang paling baik sih kalau bisa membuat sendiri bubur saring, benar kata ibu mertua. Sebagai jalan tengah, dicoba saja mbak membuat sendiri dulu bubur saring. Diberikan sedikit-sedikit. Untuk melihat apakah si kecil memang lapar.

    Nisa pertama kali langsung dikasih biskuit Milna. Alhamdulillah tidak ada masalah, dan sekarang makannya sudah Tim, instan juga. Tetapi akan diusahakan untuk diberi jus buah. Kadang minum teh juga bersama bapak dan ibunya.😀

    Konsultasikan dulu ke DSA untuk memastikan si kecil boleh diberi makanan semi padat, jika boleh, buat bubur saring untuk si kecil, sesuai anjuran ibu mertua.

    Semoga membantu. Terima kasih atas kunjungannya. Sampaikan salam kami buat si kecil dan sang bapak.

    Arief


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: