Cita-Cita Saya: Punya Lebih Banyak Waktu Bersama Keluarga

Sebelum Sholat IdSeperti biasa tiap hari Selasa, Kamis dan Jumat, Nisa dan Ibunya boyongan ke rumah eyangnya Nisa di Petoran. Istri saya mengajar di UPT. P2B-UNS tiap hari-hari tersebut, sehingga Nisa kami titipkan di sana. Ada asisten khusus untuk momong Nisa, cuma memang pada hari-hari itu saja kami menggunakan jasa asisten, itupun kalau eyangnya sibuk. Kalau pas tidak sibuk, ya Nisa main-main sama eyangnya. Kalau tidak momong Nisa, asisten ini membantu membereskan pekerjaan rumah di tempat eyang.

Selasa kemarin (23/10/2007), istri saya mengajar jam 07.30, sehingga harus sudah check out dari rumah sebelum jam 07.00. Nisa yang biasanya bobo dalam perjalanan yang cuma 10 menit, ternyata tidak bobo. Sampai di Petoran, tentu saja Nisa langsung digendong sama eyang kakung. Sepupunya yang berusia 1 tahun kalau tahu Nisa datang juga buru-buru pingin nyayang dan pasrah bongkok’an untuk ditaboki Nisa😀

Istri saya berangkat jam 07.15 dan Nisa masih bermain-main dengan eyang kakung dan sepupunya. Karena bangunnya pagi dan kenyang, Nisa mulai rewel karena mengantuk. Oleh asisten, Nisa digendong dan dininabobokkan, setelah nyenyak baru ditidurkan di kasur.  Setelah cipika-cipiki Nisa, saya berangkat ke kantor sekitar jam 08.10. Saya meninggalkan Nisa saat Nisa masih tidur.

Seharian di kantor dan pulang sampai di rumah Mojosongo jam 17.45. Istri dan Nisa sudah diantar pulang sama eyang kakung. Alhamdulillah ada kiriman dari tetangga kampung depan, buah Nangka, harum dan manis. Terima kasih ya Bu.

Saya sampai di rumah, dan Nisa sudah bobo. Saya ulangi, saya meninggalkan Nisa saat bobo, dan menjumpai Nisa saat dia sudah bobo lagi.

Jam berapakah Nisa bangun, melihat saya lagi, menatap saya lagi, bercanda dengan saya dan meminum susu dari botol yang saya pegang?

Nisa bangun sekitar jam 00.15, menangis karena lapar. Saat digendong oleh ibunya, Nisa menoleh dan menatap saya lama sambil ngomong.. euh euh.. kedua tangannya sudah dijulurkan dan minta saya gendong. Yang membuat semakin sesak di dada saat ibunya bilang.. “Dik Nisa kangen bapak to?“.

Bayangkan, selama 16 jam dari 24 jam, saya tidak ketemu dengan Nisa. Artinya hanya 8 jam saya bersama-sama Nisa dan dari 8 jam itu, entah hanya berapa yang teralokasi buat Nisa karena aktivitas lain, misal tidur.

Segera saya buatkan susu dan Nisa seperti tidak sabar, merengek-rengek, menangis dan langsung diam saat dot sudah ada dimulutnya. Sambil dibaringkan dan minum susu, saya belai rambutnya dan Nisa tidak pernah lepas menatap saya. Matanya yang bening dan indah itu terus menerus menatap saya. Saya ciumi keningnya, Nisa memejamkan mata sambil terus minum. Masih terus saya belai agar Nisa tertidur, tetapi rupanya belum mau tidur lagi.

Sudah kenyang, Nisa langsung melepaskan botol dan duduk. Matanya yang masih mengantuk kadang-kadang terpejam. Lucu juga melihat Nisa seperti ini. Kamipun bermain-main dan Nisa tertidur lagi sekitar jam 01.30 dan bangun kembali sekitar jam 04.30.

Alhamdulillah pagi ini kami bisa sarapan di Kantin Bu Broto di kampus UNS. Menu utamanya adalah pecel. Istri saya sudah memenuhi janjinya sekitar 10 bulan yang lalu (saat masih mengandung Nisa) untuk membawa Nisa ke kantin dan mengenalkannya kepada Bu Broto dan rekan-rekannya.

Semoga Alloh mengabulkan cita-cita saya untuk mempunyai waktu lebih banyak bersama keluarga. Semoga Alloh senantiasa memberikan jalan dan petunjuk. Amin.

Saya ingin bisa meninabobo’kan Nisa setiap saat Nisa menginginkannya. Amin.

Nisa Setelah Imunisasi       Nisa Bobo di Klaten

15 Tanggapan to “Cita-Cita Saya: Punya Lebih Banyak Waktu Bersama Keluarga”

  1. ayahshiva Says:

    wah sama dong kasusnya, shiva juga terkadang di titipkan sama neneknya kalo saya dan mamanya shiva kerja

  2. sutopo Says:

    wah bener mas, saya pingin juga seperti itu, tapi sepertinya butuh proses untuk bisa seperti itu
    salam

  3. Arief Fajar Nursyamsu Says:

    @ Ayah Shiva
    Alhamdulillah tempat kerja ibunya Nisa tidak jauh dari rumah eyang, jadi kalau ada jeda (biasanya 2 jam) bisa pulang dulu untuk nyuapin Nisa.

    @ Sutopo
    Semoga bisa segera terkabul ya Pak. Amin.
    Salam buat keluarga.

  4. riza Says:

    Semoga cita-citanya cepat dipenuhi. Amin.

    Work at home

  5. Arief Fajar Nursyamsu Says:

    Amin.
    Mohon doa dan bimbingannya Pak.
    Terima kasih.

  6. triwoko Says:

    Wow… Nisa makin kenes aja…
    Salam gemes buat Nisa.
    Kalo ke Klaten mampir Betiga ya… !!

  7. bhowo Says:

    kalo full TDA mungkin bisa ‘nyetel waktu’ biar bisa lama-lama bareng keluarga ya…..😀

  8. Arief Fajar Nursyamsu Says:

    @ Pak Bams Triwoko
    Iya nih Pak. Tambah ngangeni. Nanti saya sampaikan Pak.
    Insya Alloh kami mampir Pak. Tapi tentu saja konfirmasi ke Pak Bams dulu, lagi longgar apa tidak😀

    @ Bhowo
    Doakan ya mas..🙂

  9. ayah_fadhli Says:

    wah kasian skali mas…
    sampai kapan harus gitu?
    kasian kan perkembangan psikis nisa kelak..
    mudah2an ini merupakan jawaban atas do’a2 mas slama ini…amin
    aq hanya ingin bantu mas agar bebas waktu & financial kelak. banyak waktu tanpa punya financial percuma, begitu jg sbaliknya financial berlimpah tanpa punya waktu jg gak da guna.. trutama waktu u/ kluarga kita…ok?!
    sorry yach aku ada loh solusinya klo mau,
    kirim email or sms aj ok! (flexy:0711-7332253)

  10. Arief Fajar Nursyamsu Says:

    @ Ayah Fadhli
    Sampai kapan ya?..
    Impian saya: secepatnya😀
    Boleh juga tuh penawarannya, saya kirim via email ya?
    Thanks.

  11. Rully Says:

    Wah, saya juga mau tuh solusinya. Kirim juga yak?

    Posting di blog aja. Share buat bapak-bapak yang lain (termasuk saya) yang punya pengalaman mirip pak Arief FN.:mrgreen:

  12. Arief Fajar Nursyamsu Says:

    @ Pak Rully
    Saya sudah kirim email, nunggu reply beliau. Nanti saya share di sini dah..
    Btw, bukannya bersama Pak BR waktunya lebih longgar? Kan bisa work from home😀

  13. Kombor Says:

    Semoga tercapai cita-citanya.

  14. Arief Fajar Nursyamsu Says:

    @ Kang Kombor
    Amin. Terima kasih Kang. Apa kabar nih?

  15. tito Says:

    Semenjak di PHK dan full TDA , serta barusan di wisuda di acara MILAD 2 TDA, Alhamdullillah aku jadi sering punya buanyak waktu bersama keluarga. Jadi kalau mau , yuuuuk sama sama jadi TDA beneran….! Dijamin ueeeenak. Walaupun awal awalnya pusiiing 1000 keliling… nyari duik buat kebutuhan sehari hari.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: