Banjir Solo, Air PDAM Tidak Mengalir

Jam 4.30 pagi, samar-samar mendengar suara Vespa-nya mbah kakung-nya Nisa. Ternyata benar, datang bersama salah satu saudara . Ada apa gerangan ya? Biasanya kalau ada sesuatu pasti menelpon dulu. Pasti ada hubungannya dengan rumah di Petoran yang digunakan untuk “mengungsi” saudara yang tinggal di daerah Semanggi Pasar Kliwon, yang daerahnya rawan banjir.

Bapak langsung nanya, “Ada galon kosong? Air PDAM mati. Sumur tetangga airnya berlumpur.”

Alhamdulillah ada 2 galon kosong, karena memang kami selalu membeli 3 galon sekaligus, untuk buffer stock😀

Kebetulan juga di Puncak Solo Residence developer menggunakan sumur artetis, sehingga supply air tidak tergantung oleh PDAM.

Air PDAM di daerah Petoran memang sering mati, bahkan mengalirnya saja sekitar jam 9 malam sampai jam 4 pagi. Siang hari sangat jarang sekali mengalir. Untunglah bapak membuat tandon air di sekitar 1 meter di bawah permukaan tanah. Sehingga kalau tekanan air tidak cukup kuat untuk mengalirkan air ke bak mandi, air tersebut masih bisa mengalir di tandon bawah. Kalau habis hujan lebat, air PDAM juga mati, kalaupun mengalir pasti berwarna coklat dan berpasir. Mmmm

Sebelum pulang, Bapak menyempatkan untuk mandi, dan selanjutnya pulang bersama galon-galon tadi.

Pagi ini, saya melewati Jembatan Cinta yang kemarin terendam. Air sudah tidak merendam jembatan, tetapi masih tinggi. Beberapa orang sibuk membersihkan lumpur yang ada di jalan di depan rumah mereka. Air di sungai sepertinya tidak mengalir, jadi ada kemungkinan air di Sungai Bengawan Solo masih tinggi.

Semoga banjir segera surut ya.

Amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: