Harus Lulus IELTS Demi Menjadi Jagal Sapi

Beberapa waktu yang lalu istri saya mengajar sekelompok peserta kursus di Pusat Bahasa UNS, yang berasal dari Pasar Kliwon Solo, bahkan ada yang datang langsung dari Bali. Mereka semua keturunan Arab.

Saat ditanyakan kenapa mengambil kursus, ternyata jawabannya adalah mereka harus lulus IELTS agar bisa bekerja di Australia. Paspor, visa dan sebaganya sudah diurus, tinggal IELTS saja yang belum lolos, sehingga mereka mengambil kursus singkat (privat) agar bisa mengikuti tes IELTS yang akan diselenggarakan dalam bulan Maret ini.

Mereka ternyata secara karir, penghasilan dan keluarga sudah mapan dan pergi ke Australia bukan untuk diri mereka sendiri, tetapi ternyata membawa misi yang lebih besar, yaitu agar anak-anak mereka bisa sekolah di sana dan lebih maju daripada orang tuanya.

Satu hal yang menarik adalah pekerjaan yang menanti mereka di Australia. Bukan pekerjaan kantoran berdasi, tetapi menjadi jagal (tukang penyembelih) sapi. Bisa dibayangkan pekerjaannya seperti apa. Mungkin secara penghasilan lebih besar daripada di Indonesia, tetapi mengapa mereka hanya bekerja sebagai jagal sapi? Di Australia lagi?

Setelah ditanyakan lebih jauh, ternyata pekerjaan mereka bukan hanya sekedar menyembelih sapi, tetapi membawa misi agar semua proses penyembelihannya HALAL, sehingga daging-dagingnya juga halal dikonsumsi. Daging ini diekspor ke Arab Saudi dan pihak importir meminta adanya label halal. Ternyata pada penyembelihan sebelumnya mereka hanya menggunakan kaset untuk melafalkan “Bismillahirrohmanirrohim”. Oleh karena itu, pihak importir meminta ada tukang sembelih yang beragama Islam dan saat menyembelih bacaan basmallah harus didengar oleh saksi yang didatangkan dari semacam lembaga (semacam MUI) Malaysia.

Hebat-hebat, saya salut terhadap mereka dan perjuangannya. Semoga Alloh memperlancar dan memberikan kemudahan bagi urusan-urusan mereka. Amin.

4 Tanggapan to “Harus Lulus IELTS Demi Menjadi Jagal Sapi”

  1. nurussadad Says:

    OOO,, klo make kaset gitu halal atau tidak ya?

  2. Arief Fajar Nursyamsu Says:

    Wah saya tidak tahu persisnya, tetapi kalau menurut penjelasan mereka, sepertinya lebih yakin kehalalannya dengan melafalkan langsung daripada pakai kaset.

  3. Koko Says:

    memang bahasa inggris semakin lama semakin dibuthkan..

  4. Fahad Mahri Says:

    Insya Alloh saya mau ke Australia,sbb istri saya kelahiran sana,dan kalau memang ditakdirkan saya berminat utk bekerja menjadi jagal yg islami disana,tolong kalau tahu alamat dan pemiliknya harap saya diberi tahu ke hp saya pun gpp 08155524690 atau 081805147294


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: