Dibuang Di Jayan

Sepulang dari membeli buah

Ibu: “Chacha tadi maem anggur, bijinya dimaem juga?”

Chacha: “Ndak  ‘i”

Ibu: “Lha terus”

Chacha: “Dibuang di jayan”

Hehehehe..

Chacha semakin besar, semakin pintar..

Bulan depan, genap 2 tahun..

Alhamdulillah

Iklan

Bagaimana Cara Supaya Senantiasa Menikmati Indahnya Tawangmangu?

Pertanyaan yang terlontar dalam perjalanan sepulang dari Amanah Farm, satu hari sebelum puasa.

Jawabannya adalah:..

dengan tidak tinggal di Tawangmangu.. 😀

Hehehe..

Saya dan istri memang menyukai dan menikmati perjalanan ke Tawangmangu atau ke Cemoro Sewu. Di Cemoro Sewu biasanya kami menghabiskan waktu lumayan lama, makan sate kelinci, minum kopi jahe dan jagung bakar..

Kalau yang ini.. oleh-oleh dari Amanah farm..

Pyoyotan...

Cuci Tangan

Tadi pagi.. saat saya sedang beraktifitas di dapur, Nisa ikut-ikut memasukkan tangannya ke ember mandinya yang baru diisi air separoh..

Tiba-tiba:

Saya: Chacha ngapain?
Nisa : Cuci tanan.. (cuci tangan)
Saya: Kenapa kok cuci tangan? (biasanya dia akan jawab toton (kotor))
Nisa: pedang aba-aba (pegang laba-laba)

Hehehehehe…

Tambah pinter Nisa sekarang.. sudah 3 hari ini sukanya nyanyi..
Alhamdullillah..

Horee.. Nisa Juara I

Postingan yang sedikit terlambat.. hehehe..

Lanjutan dari postingan sebelumnya tentang Nisa yang ikut lomba sepeda hias..

Eh.. ternyata memang.. Juara I..

Karena Nisa sudah minta pulang sebelum pengumuman juara lomba.. ya akhirnya saya yang mewakilinya.. 😀

Nah, pagi harinya.. bangun tidur, langsung tuh hadiah kita persembahkan buat Nisa.. ini fotonya..

Buka Hadiah

Hadiahnya tentu saja.. alat tulis..

Selamat ya Cha..

Terima kasih istriku… ^+^

Nisa dan Sepeda Hiasnya

Sudah lama tidak menulis tentang Nisa, padahal banyak foto yang antri untuk dikomentari. Hehehe

3 hari lagi Nisa genap 1.5 tahun, wah sudah banyak tambah pinter.

Tetapi karena ini menjelang hari kemerdekaan, saya mau cerita tentang Nisa dan sepeda hiasnya.

Kemarin ( 10/08/2008 ) di lingkungan kami diadakan jalan sehat (pagi harinya) diteruskan lomba mewarnai.

Sore harinya adalah lomba sepeda hias untuk anak-anak. Sebenarnya tidak ada rencana untuk ikut, karena sedang ada aktivitas mengecat rumah (oleh tukang tentunya). Tapi saat kami ngobrol dengan tetangga sebelah, dibujukin supaya Nisa diikutkan, pasti seneng.

Alhasil saya dan istri terprovokasi.

Dengan persiapan kurang dari 1 jam, ini dia hasilnya..

Lihat baju Nisa.. merah dan putih.

Matching kan?

Tulisan Nisa jadinya “nica” pakai “C”. Terkesan maksa.. tapi ya memang adanya itu.. karena tidak ada huruf “S”.. Huruf “C” saya ambil dari .Com (hehehe)..

Nisa dan Sepeda Hiasnya

Nisa dan Sepeda Hiasnya

Mungil ya..

Mungil ya..

Menang atau tidak ya? Kata panitia, semua peserta akan dapat hadiah..

Wah wah.. baik sekali panitianya..

Nah.. kalau berhenti yang ndorong.. Nisa bilang.. “bapak.. doyong adi..” .. hehehehe..

Puas sekali rasanya.. Nisa senang.. kami semuuuaaaaaaa senang…

Merdeka !!!

Kapan Harus Ber-Aqiqah?

Beberapa waktu yang lalu, saya dan istri berniat, jika memperoleh rejeki akan meng-aqiqahkan Nisa. Dulu Nisa belum di-Aqiqah karena memang belum ada rejeki waktu itu. Dan memang rejeki itu akhirnya datang. Alhamdulillah.

Tetapi Alloh mempunyai rencana lain. Kakak ipar saya yang berencana ke Jakarta ternyata lupa untuk membawa oleh-oleh yang sudah disiapkan, sehingga jadilah Bapak saya mengantarkan oleh-oleh itu ke Solo untuk Nisa. Saat Bapak datang, saya sampaikan kalau ingin meng-aqiqah Nisa. Tetapi Bapak ternyata punya pendapat lain. Kalau sudah bukan di hari ke-7 tidak di-aqiqah lagi, karena aqiqah itu menyembelih sembelihan di hari ketujuh sejak kelahiran.

Wah, saya tidak puas dengan jawaban ini, sehingga mencari-cari sumber referensi, di internet, tanya sana sini, dan menunjukkan bahwa ada hadist yang menyampaikan bahwa Aqiqah bisa dilakukan pada hari ke-7, ke-14, ke-21 atau setelah tua. Saya coba cari referensi di layanan-layanan Aqiqah online dan menemukan memang bisa dilakukan setelah hari ke-7.

Akhirnya saya dan istri sepakat untuk menunda dulu apa yang kami rencanakan sambil menunggu kemantapan hati.

Selang beberapa waktu, saya sekeluarga pulang ke rumah orang tua di Klaten. Bapak memberikan saya sebuah brosur dari pengajian yang mengupas tentang Aqiqah. Alhamdulillah setelah membaca brosur, saya memperoleh pencerahan tentang Aqiqah dan memantapkan hati untuk tidak melakukan aqiqah untuk Nisa.

Terima kasih Yaa Alloh atas pentunjuk-Mu.

Nah, bagi Anda yang membutuhkan referensi-nya, silahkan mendownload sendiri dari website MTA (Majelis Tafsir Al-Qur’an) melalui link ini.

Nisa Sudah 15 Bulan

Alhamdulillah sudah Nisa sudah 15 bulan, ada apa ya selama sebulan ini..

Beberapa waktu yang lalu kami membelikan Nisa buku-buku belajar huruf (alfabet dan hijaiyah), buku mengenal bentuk, mengenal angka, mengenal binatang dan sebuah buku cerita. Saat di toko buku mintanya jalan sendiri dan sambil bawa buku.

Malam harinya Nisa mulai diajak belajar, dan malam-malam berikutnya sebelum tidur Nisa selalu menunjuk-nunjuk tas, dan beberapa hari kemudia dia sudah bisa menunjuk sambil bilang “natang” (binatang)…

Akhirnya jadi hal yang rutin..

Sekarang kalau ada orang ngomong Nisa sukanya menirukan, walaupun cuma suku kata terakhir. Untuk kata yang sulit, Nisa diam sambil senyum-senyum.

Oh ya, kalau ketemu orang baru juga tidak takut. Malah minta salaman..

Alhamdulillah..

Semoga Alloh senantiasa melimpahkan rahmat-Nya kepada kita semua. Amin..