Sabar Itu Tidak Ada Batasnya

Sebagaimana sholat yang diwajibkan bagi umat-Nya, sabar juga berlaku demikian.

Begitulah kira-kira kutipan dari sebuah buku berjudul “Bahan Renungan Kalbu – Ir. Permadi Alibasyah”. Saya diingatkan kembali tulisan di buku tersebut oleh acara “Tafsir Al Misbah” yang disiarkan di Metro TV Senin dinihari, saat sahur.

Kadang saya, ataupun mungkin Anda bersembunyi dengan “Sabar ada batasnya” untuk melawan hal-hal yang memojokkan kita. Tetapi penjelasan oleh Quraish Shihab dalam acara itu memberikan tuntunan bagaimana kita seharusnya merespon segala sesuatu yang membuat kita tidak bisa bersabar lagi.

Sabar memang tidak ada batasnya, tetapi respon kita lah yang ada tingkatannya. Misal seperti ini: Ada orang yang mengumpat kepada kita padahal kita tidak melakukan apapun yang bisa menjadi alasan buat dia untuk mengumpat kepada kita. Satu, dua kali mungkin tidak apa-apa, tetapi untuk ketiga kalinya kita mungkin perlu menamparnya agar dia sadar bahwa yang dia lakukan tidak benar dan tidak beralasan.

Pada contoh di atas, kita tidak hilang kesabaran. Kita hanya merespon. Nah tingkatan respon ini yang perlu kita pelajari, sehingga kita tidak merespon secara berlebihan. Bukankah Alloh tidak menyukai orang yang suka berlebih-lebihan?

Ditulis dalam Daily, Work. 6 Comments »

6 Tanggapan to “Sabar Itu Tidak Ada Batasnya”

  1. medon Says:

    belajar sabar itu susah..

  2. Jauhari Says:

    Belajar SUSAH itu perlu kesabaran mas Medon😉

  3. Arief Fajar Nursyamsu Says:

    Kalau pas SUSAH juga harus sabar.. begitu kan Mas Jauhari

  4. Moslem forever Says:

    “SABAR” gampang ngomongin nya susah melaksanakannya.

  5. Arief Fajar Nursyamsu Says:

    @ Moslem Forever
    Makanya perlu latihan dan tentu saja Niat😀

  6. Vivi Says:

    Kalau mau direnungkan lagi sebetul nya sabar itu Sulit tapi Mudah..Sulit krn wajar, ganjarannya Sorga. Mudah krn sabar adalah “buah”, utk dapat buah yang baik yg penting adalah merawat “akar”nya. Kalo akarnya udah di rawat ga perlu mikirin buah, ntar juga nongol sendiri…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: